DENGAN RASA SEDIH YANG MENDALAM H. ACHMAD FIKRY DOAKAN MUSLIM PALESTINA SEBELUM SAMBUTAN RAPAT PARIPURNA DPRD KAB. HSS

DENGAN RASA SEDIH YANG MENDALAM H. ACHMAD FIKRY DOAKAN MUSLIM PALESTINA SEBELUM SAMBUTAN RAPAT PARIPURNA DPRD KAB. HSS

HULU SUNGAI SELATAN- Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS) Provinsi Kalimantan Selatan Drs H Achmad Fikry, MAP menyampaikan duka yang mendalam atas tragedi Pelestina serta mendoakan untuk keselamatan kaum muslimin dan Mesjid Al-Aqsho. Do’a ini beliau sampaikan sebelum membacakan sambutan penyampaian
Kebijakan Umum Perubahan (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD perubahan anggaran 2017, dalam rapat paripurna DPRD HSS, Senin (24/7).

Rapat paripurna penyampaian KUA dan PPAS APBD tersebut, dipimpin Ketua DPRD HSS Syamsuri Arsyad, didampingi Wakil Ketua I DPRD HSS HM Kusasi, Wakil Ketua II DPRD HSS Rodi Maulidi, yang dihadiri segenap anggota dewan.

Bupati HSS H Achmad Fikry berharap, dalam pelaksanaan perubahan APBD anggaran 2017 dapat lebih fokus, dalam mewujudkan Kabupaten HSS yang sejahtera, agamis dan produktif (sehati).

Perubahan KUA dan PPAS tersebut, berpedoman pada peraturan daerah nomor 11 tahun 2013, tentang Rencana Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2014-2018, serta hasil sinkronisasi rencana pembangunan antara pemerintah pusat, provinsi dan daerah.

Dijelaskannya, pada pelaksanaan APBD anggaran 2017, hingga pertengahan tahun ini, telah terjadi perubahan-perubahan asumsi pada KUA dan APBD, yaitu perubahan proyeksi pendapatan daerah, yang diproyeksikan meningkat Rp.49.435.273.000, dibandingkan dengan APBD 2017, menjadi Rp. 1.141.045.082.000.

Dikatakannya, peningkatan tersebut berasal dari peningkatan pada pos penadapatan asli daerah sebesar 73,62%, pos lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar 22,17% sedangkan pos dana perimbangan mengalami sedikit penurunan sebesar 50,95%.

Selain itu, perubahan proyeksi belanja daerah anggaran 2017 direncanakan sebesar Rp. 1.331.337.095.857, meningkat 8,85% atau sebesar Rp.108.282.640.857, dibandingkan 2017, yang meliputi belanja tidak langsung meningkat sebesar Rp.21.420.468.000 atau 2,92%, sehingga total belanja tidak langsung menjadi sebesar Pp.754.966.233.000.

Sementara belanja pegawai mengalami penurunan sebesar Rp. 960.681.000 atau 0,19%, yang disebabkan penyesuaian kebutuhan anggaran pada gaji dan tunjangan, dan tambahan penghasilan PNS.

Namun, belanja hibah mengalami kenaikan sebesar. Rp.11.336.500.000 atau 100,57%. “Dalam pemberian hibah tetap memerhatikan kemampuan keuangan daerah, dan kesesuaian dengan prioritas pembangunan Kabupaten HSS,” ujarnya.

Selain itu, belanja bantuan sosial meningkat sebesar Rp.12.077.238.000 atau 58,24%, karena adanya tambahan penerima bantuan sosial kepada anak yatim (berupaya), lanjut usia (jaminan hidup), kesejahteraan sosial anak (pksa) dan masyarakat miskin (program rumah sejahtera). “Pemberian bantuan sosial dilaksanakan berdasarkan ketentuan yang berlaku,” katanya.

Untuk belanja bagi hasil kepada provinsi/kabupaten/kota dan pemerintah desa, juga mengalami peningkat sebesar Rp.386.000.000 atau 24,42%.

Namun, belanja bantuan keuangan mengalami penurunan sebesar Rp.1.418.589.000 atau 0,79%, dan
belanja tidak terduga dan belanja subsidi tidak mengalami perubahan.

Jadi, proyeksi belanja langsung pada perubahan ABPD anggaran 2017 sebesar Rp.576.370.862.857 meningkat 17,74% atau sebesar Rp. 86.862.172.857 dibandingkan belanja langsung pada APBD anggaran 2017.

“Kebijakan peningkatan anggaran belanja langsung tersebut, diarahkan pada penyesuaian dan penambahan anggaran, pada program atau kegiatan yang bersifat rutin, yang berdampak langsung terhadap pelayanan kepada masyarakat dan mendesak, untuk menyelesaikan permasalahan faktual serta dalam rangka pencapaian target-target RPJMD,” jelasnya.(@bi, 24/7/17)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*