INFORMASI LAPORAN PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DAERAH KABUPATEN HULU SUNGAI SELATAN TAHUN 2013-2017

Berita HSS

 Assalamualaikum Wr.Wb.

Masyarakat Hulu Sungai Selatan yang saya cintai dan saya banggakan dimanapun berada.Berikut kami sampaikan Informasi Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kab. Hulu Sungai Selatan (capaian dari Tahun 2013-2017), sebagai berikut :

I. DASAR HUKUM.

Pasal 69 UU Nomor 23 Tahun 2014, Pasal 3 ayat 1 PP Nomor 6 Tahun 2005, PP Nomor 3 tahun 2007, Keputusan Mendagri Nomor 131.63-4511 Tahun 2013 dan Nomor. 132.63-4512 Tahun 2013

II. VISI DAN MISI

Visi yang ingin diwujudkan kepemimpinan SEHATI adalah “Terwujudnya Kabupaten Hulu Sungai Selatan Yang Sejahtera, Agamis Dan Produktif (SEHATI)”, sedangkan misi yang diemban adalah : meningkatkan kehidupan beragama, meningkatkan dan mengembangkan potensi daerah, meningkatkan perekonomian masyarakat dan pendapatan daerah serta meningkatkan pemanfaatan teknologi dan informatika.. Berdasarkan visi, misi dan tujuan tersebut, terdapat 27 (dua puluh tujuh) sasaran yang ingin dicapai, yang secara kelembagaan dilaksanakan oleh seluruh perangkat Pemerintah Kab. HSS. (capaian RPJMD dapat dilihat pada tabel)

IIIPENYELENGGARAAN URUSAN PEMERINTAHAN DAN PEMBANGUNAN

Realisasi pelaksanaan Visi dan Misi  Kabupaten Hulu Sungai Selatan tersebut diselenggarakan melalui kegiatan sebagai berikut ;

1. Intensifikasi Dan Ekstensifikasi Anggaran Daerah

Target dan Realisasi Pendapatan dan Belanja Daerah :

  • APBD Tahun Anggaran 2013 terdiri dari target pendapatan sebesar Rp.807.332.889.936,- yang direalisasi sebesar Rp. 849.73034.177,- atau 105,25%, sedangkan anggaran belanja sebesar Rp. 955.635.988.046,- direalisasi sebesar Rp. 792.561.666.233,- atau 82,94 %
  • APBD Tahun Anggaran 2014 terdiri dari target pendapatan sebesar Rp.899.68032.017,- yang direalisasi sebesar Rp. 909.876.489.441,13 atau 101,13% dari anggaran, sedangkan anggaran belanja sebesar Rp. 1.074.729.347.660,- direalisasi sebesar Rp. 887.367.010.036,- atau 81,06 % dari anggaran, sehingga terdapat Surplus sebesar Rp. 22.509.479.405,13. Apabila dibandingkan dengan TA 2013 maka pada TA 2014 terdapat kenaikan Pendapatan sebesar Rp. 60.145.455.264,13 atau 7,08 % sedangkan disisi Belanja terdapat kenaikan Belanja sebesar Rp. 94.805.343.803,- atau 11,96 %.
  • APBD Tahun Anggaran 2015 terdiri dari target pendapatan sebesar Rp. 1.194.554.011.764,- yang direalisasi sebesar Rp. 1.127.291.876.404,28 atau 94,37 % dari anggaran, sedangkan anggaran belanja sebesar Rp. 1.400.396.500.987,- direalisasi sebesar Rp. 1.234.231.773.339,- atau 88,13 % dari anggaran.  Apabila dibandingkan dengan TA 2014 maka pada TA 2015 terdapat kenaikan Pendapatan sebesar Rp. 217.415.386.963,15 atau 23,90% sedangkan disisi Belanja terdapat kenaikan sebesar Rp. 346.864.763.303,- atau 39,09 %.
  • APBD Tahun Anggaran 2016 terdiri dari target pendapatan sebesar Rp.406.365.526.000,- yang direalisasi sebesar Rp. 1.419.363.905.565,- atau 100,92 % dari anggaran, sedangkan anggaran belanja sebesar Rp. 1.509.262.354.000,- direalisasi sebesar Rp. 1.327.060.320.519,94 atau 87,93% dari anggaran, sehingga terdapat Surflus sebesar Rp. 92.303.585.045,06. Apabila dibandingkan dengan TA 2015 maka pada TA 2016 terdapat Kenaikan Pendapatan sebesar Rp. 292.072.029.160,72 atau 25,91% sedangkan disisi Belanja terdapat kenaikan sebesar Rp. 92.828.547.180,94) atau (7,52%)
  • APBD Tahun Anggaran 2017 terdiri dari target pendapatan sebesar Rp. 1.141.045.082.000,- yang direalisasi sebesar Rp. 1.142.825.873.790,66 atau 100,16 %, sedangkan anggaran belanja sebesar Rp. 1.331.337.095.857,- direalisasikan sebesar Rp. 1.204.524.853.082,03 atau 90,47 % dari anggaran.

Dengan pengelolaan keuangan yang baik serta pembenahan aset yang terus menerus dilakukan dengan bimbingan dari instansi terkait. Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan pada tahun 2013, 2014, 2015 serta 2016 mendapatkan opini dari BPK RI dengan hasil terbaik dalam bidang keuangan yaitu Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

2. Penyelenggaraan Urusan Desentralisasi (Capaian Indikator Makro Pembangunan)

A. URUSAN WAJIB

1) URUSAN PENDIDIKAN

Di Bidang Pendidikan, Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan terus berupaya menjaga kualitas pendidikan di Kabupaten Hulu Sungai Selatan, baik dari kelengkapan sarana dan prasarana pendidikan maupun kualitas pengajar yang terus ditingkatkan kompetensinya. Kabupaten Hulu Sungai Selatan dari Tahun 2013 -2017 selalu mencapai angka kelulusan 100% pada tingkat Sekolah Dasar dan Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama.

2) URUSAN KESEHATAN.

Pembangunan pada bidang kesehatan juga terus menjadi perhatian penting.Peningkatan sarana dan prasarana serta peningkatan kualitas SDM terus dilakukan, seperti semakin lengkapnya tenaga kesehatan di RSUD H. Hasan Basry, salah satunya tenaga dokter spesialis dan tenaga-tenaga teknis lainnya.Upaya tersebut saat ini telah membuahkan hasil yang membanggakan dimana RSUD H. Hasan Basry telah memperoleh akreditasi B Pendidikan dan menjadi Rumah Sakit Rujukan sebanua enam.Selain itu, di bangunnya RS.Daha Sejahtera di Kecamatan Daha Selatan juga menjadi prestasi yang cukup membanggakan, karena hal tersebut sebagai bukti bahwa kita selalu berupaya memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat.Berbagai langkah inovatif di tempuh Pemerintah Daerah diantaranya ada program kesehatan “Si Midun ke Faskes” dari Dinas Kesehatan Kabupaten Hulu Sungai Selatan  yang pada tahun 2016 menerima TOP 35 penghargaan pelayanan publik terbaik tingkat nasional bahkan sudah masuk dalam tingkat internasional yang akan dikompetisikan di Dubai pada tahun 2018 ini. Program tersebut dalam upaya menurunkan angka kematian ibu dan anak.

3) URUSAN LINGKUNGAN HIDUP

Di bidang Lingkungan Hidup, Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan terus berupaya melaksanakan pembangunan lingkungan hidup yang sehat dan lebih baik bagi masyarkat. Penanganan sampah meskipun belum  maksimal namun terus diupayakan agar penanganan sampah tersebut dapat diperbaiki di Tahun yang akan datang baik dengan pengelolaan dan pembangunan TPA-TPA yang terintegrasi. Dalam rangka perbaikan lingkungan, pembangunan RTH terus dilakukan, itu terbukti dengan penambahan luas RTH yang signifikan dari Tahun 2013 sampai tahun 2017. Pada tahun 2013, RTH kabupaten Hulu Sungai Selatan hanya berjumlah 5,185 ha, pada 2017 meningkat tajam menjadi 14,36 ha atau terjadi kenaikan sebesar 176,95% dari Tahun awal 2013.

Pada tahun 2017, Kabupaten Hulu Sungai Selatan kembali meraih penghargaan Piala Adipura untuk kategori kota kecil. Ini adalah tahun kedua kita memperoleh penghargaan tersebut. Pencapaian ini sebagai apresiasi bagi pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan yang dinilai berhasil menciptakan kota yang bersih, teduh dan sehat. penghargaan yang diberikan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan tersebut bukan hanya sekedar prestasi, namun merupakan amanah bagi seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Hulu Sungai Selatan untuk senantiasa menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

4) URUSAN PEKERJAAN UMUM

Dalam Rangka Pembangunan di Bidang Infrastruktur telah dilaksanakan berbagai upaya yaitu Meningkatkan Ketersediaan dan Kualitas Infrastruktur Wilayah melalui Peningkatan Kualitas Jalan, Rehabilitasi Jalan, Pembangunan Jembatan, Rehabilitasi Jembatan dan Pemeliharaan Rutin Jalan dan Jembatan.

Kondisi Kemantapan untuk Jalan Kabupaten Hulu Sungai Selatan  dengan Penambahan panjang jalan, Pada Tahun 2013 jumlah panjang jalan Kabupaten Hulu Sungai Selatan 834,37 km menjadi 859,35 km pada tahun 2017, atau mengalami penambahan panjang jalan sepanjang 24,99 Km. Selain itu terjadi peningkatan kondisi jalan baik sebesar 29,54 % di mana pada tahun 2014 berjumlah  504,8 Km, pada tahun 2017 meningkat menjadi 635,93 Km.

Dari pembangunan infrastruktur sektor jembatan juga mengalami peningkatan yang cukup signifikan khususnya dari segi peningkatan kualitas jembatan. Pada tahun 2013 jumlah jembatan beton hanya berjumlah 116 buah jembatan, maka tahun 2017 meningkat tajam menjadi 388 buah atau 234 %. Sedangkan jembatan besi dari 8 buah pada tahun 2013 menjadi 38 buah pada tahun 2017, atau mengalami peningkatan sebesar 375 %.

Rehabilitasi Jaringan Infrastruktur Irigasi dan Jaringan Irigasi Rawa terus dilakukan untuk meningkatkan kinerja irigasi, hingga 2017 luas irigasi dalam kondisi baik berjumlah 7.836 ha. Selain itu dilakukan pembangunan bronjong atau tanggul batu penahan longsor dan banjir di daerah permukiman. Pembangunan tebing dengan pasangan bronjong tersebut selama kurun waktu 2013-2017 sebanyak 3.221 meter, selain itu dilakukan normalisasi sungai untuk menjaga kadar asam air, total total panjang sungai yang dilakukan pemeliharaan dr 2013-2017 sepanjang 90.244 meter.

5) URUSAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN.

capaian:Penerapan Sistem Informasi Perencanaan Pembangunan E-Planing,E-Budgeting dan E-Monev; Terlaksananya Musrenbang RKPD Kab. HSS 2013-2017; Tersusunnya Dokumen RKPD tahunan, evaluasi pelaksanaan RPJMD serta Buku IPM.

6) URUSAN KEPEMUDAAN DAN OLAH RAGA.

Pelatihan dan pembinaan pelajar unggulan sebagai atlet olahraga seni pelajar dan terlaksananya berbagai lomba olahraga di kabupaten Hulu Sungai Selatan

7) URUSAN PENANAMAN MODAL.

Penerapan Sistem Informasi terhadap layanan publik; Pengembangan potensi unggulan daerah, Koordinasi perencanaan dan pengembangan serta kerjasama di Bidang Penanaman Modal antara instansi pemerintah dan dunia usaha

8) URUSAN KOPERASI DAN USAHA KECIL MENENGAH.

Peningkatan kualitas kelembagaan koperasi; Pengembangan kewirausahaan dan keunggulan kompetitif usaha kecil menengah beserta sistem pendukung kegiatan.

9) URUSAN KEPENDUDUKAN DAN CATATAN SIPIL

Jumlah Penduduk Kabupaten Hulu Sungai Selatan berdasarkan data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Hulu Sungai Selatan Tahun 2013 berjumlah 254.979 Jiwa, sedangkan jumlah penduduk sampai dengan Tahun 2017 berjumlah 264.057 jiwa, atau mengalami pertumbuhan sekitar3,56 %. Capaian dalam Pelayanan Dokumen kependudukan terdiri atas penerbitan Kartu Keluarga 98,7%, penerbitan KTP 98,4% dan penerbitan Kutipan Akta Kelahiran 88,5% serta penerbitan Kutipan Akta Kematian 75%.

10) URUSAN KETENAGAKERJAAN

Pelatihan keterampilan bagi  para pencari kerja usia produktif; Survei Kebutuhan Hidup Layak dalam rangka penetapan UMP; serta Terlaksananya sosialisasi peraturan ketenagakerjaan kepada perusahaan yang ada di Kab. HSS dan Sosialisasi pasar kerja bagi calon pencari kerja.

11) URUSAN KETAHANAN PANGAN.

Terlaksananya pembinaan Gapoktan,terlaksananya sosialisasi penyusunan RDKK tingkat kabupaten dan kecamatan; Pelatihan kelompok desa mandiri pangan serta pelatihan-pelatihan dibidang ternak.

12)  URUSAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

Terbinanya Organisasi Perempuan,Pembinaan agar tidak terjadi kekerasan terhadap perempuan dan anak.Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan meraih penghargaan sebagai kabupaten/kota layak Anak oleh Kementerian PPPA tingkat Pratama. Selain itu, sampai Tahun 2017 dilaksanakan pembinaan desa P2WKSS (Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera) dan KSI (Kecamatan Sayang Ibu), di mana sudah ada 10 desa P2WKSS dan 7 Kecamatan yang sudah menjadi KSI (3 diantaranya mendapatkan Kategori Utama KSI)

13)  URUSAN KELUARGA BERENCANA DAN KELUARGA SEJAHTERA

Bupati Hulu Sungai Selatan dan Ketua TP. PKK Kab.Hulu Sungai Selatan Menerima Penghargaan Manggala Kencana (MKK) oleh Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional dan pada tahun 2017. Penghargaan ini diperoleh atas prestasi, komitmen, dukungan dan peransertanya dalam pelaksanaan Program Kependudukan. Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan juga berhasil menurunkan angka pernikahan usia dini sebesar 6,3%. Selain itu, sampai Tahun 2017 secara Keseluruhan di semua kecamatan se-Kab. HSS telah dicanangkan 11 (sebelas) Kampung KB atau 1 (satu) desa pada setiap kecamatan.

14) URUSAN PERHUBUNGAN

Terwujudnya ketertiban berlalu lintas melalui pemenuhan prasarana dan sarana lalu lintas serta penyebaran informasi kepada masyarakat terhadap ketertiban lalu lintas dan angkutan umum.

15) URUSAN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA.

Terus dilakukan upaya dan langkah-langkahuntuk terlaksananya e-government. Selain ituterjalinnya hubungan baik dengan Mass Media serta dialog dengan masyarakat melaui Penyebaran informasi pembangunan yang diselenggarakan Pemkab. HSS di media cetak, media elektronik, Televisi dan radio swasta lokal.

16)URUSAN KESATUAN BANGSA DAN POLITIK

Terlaksananya upaya pencegahan dan penanggulangan bencana daerah; Kerjasama dengan instansi dalam KOMINDA dan FKUB; Terlaksananya seminar,talk show, diskusi peningkatan wawasan kebangsaan dan pendidikan bela negara; Penyuluhan pencegahan peredaran/penggunaan minuman keras dan narkoba dan penyuluhan politik kepada masyarakat. Selain itu terus dilaksanakan penegakan Perda, kamtramtibmas dan perlindungan masyarakat.

17)  URUSAN OTONOMI DAERAH, PEMERINTAHAN UMUM, ADM. KEUANGAN, PERANGKAT DAERAH, KEPEGAWAIAN, PERSANDIAN

a.  BKD Diklat : Pembinaan dan pengembangan ASNPenataan sistem administrasi kenaikan pangkat otomatis; Penyusunan rencana pembinaan karier ASN dan Pemberian penghargaan bagi ASN yang berprestasi; dan Diklat Prajabatan, Diklat Struktural, Diklat Teknis Fungsional, Pemberian bantuan tugas belajar dan ikatan dinas bagi ASN Dareah

b. Inspektorat :Peningkatan sistem pengawasan internal dan pengendalian pelaksanaan kebijakan KDH; serta penanganan pengaduan masyarakat.

c. Badan Keuangan Daerah: Intensifikasi dan Ekstensifikasi Sumber Pendapatan Daerah; Penyediaan dokumen PBB P2, BPHTB serta Penyediaan cetak, cetak SPTPD dan karcis; Penyusunan Standar Satuan Harga; Penyusunan APBD dan Perubahan APBD, serta Dokumen Pelaksanaan APBD dan Dokumen Pelaksanaan Perubahan APBD; Penyusunan Raperdadan dan Raperbup tentang Penjabaran Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD; Penyusunan Laporan Keuangan Daerah; Penyaluran Dana Hibah dan Bansos; Inventarisasi dan pengamanan Barang/Aset Daerah; serta Perencanaan serta Penyusunan Rencana Kebutuhan dan Pemeliharaan BMD

d. Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah : layanan administrasi pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan yang prima terhadap SKPD, masyarakat dan stakeholder lainnya.

e.  DPRD dan Sekretariat DPRD : terselenggara tugas dan fungsi dewan dalam kerangka legislasi, anggaran dan pengawasan terhadap pelaksanaan pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan.

f. Bagian Hukum dan Per-UU-an:Harmonisasi/sinkronisasi produk hukum daerah dengan peraturan perundangan yang lebih tinggi serta kepentingan umum;

g. Bagian Organisasi dan PAD :Pengkajian dan evaluasi kelembagaan perangkat daerah, diagnosis dan pengembangan pelayanan prima.

h. Bagian Pemerintahan :Pelaksanaankoordinasi pejabat pemerintahan daerah; Penyusunan LKPJ dan LPPD kepala daerah;Koordinasi Pemerintah Daerah dengan DPRD, Intansi Vertikal dan SKPD lingkup Pemkab HSS serta fasilitasi Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) .

i. Bagian Umum :Pemeliharaan rutin/berkala rumah jabatan dangedung kantor;serta penyediaan dan pemeliharaan peralatan dan perlengkapan kantor.

j.   Bagian Pengadaan Barang dan Jasa; meningkatkan kualitas proses pengadaan barang/jasa.

k.  Kecamatan dan Kelurahan : optimalisasi pelayanan publik melalui PATEN sebagai bentuk pemerintahan yang melayani.

18)URUSAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA.

Capaian yang telah dicapai antara lain : sudah terpenuhinya pembangunan seluruh kantor desa refresentatif di Kab. Hulu Sungai Selatan (100%), sudah dilaksanakannya penguatan sumber daya aparatur desa dengan seleksi perangkat desa sesuai standar kompetensi diseluruh desa di kab. Hulu Sungai Selatan. Selain itu terus dilaksanakan monitoring dan pengawalan terhadap Pemerintahan Desa.

Terkait pemberdayaan masyarakat dilakukan Pemberdayaan perekonomian kemasyarakatan seperti Bumdes dan SPP (Simpan Pinjam Perempuan), selain itu juga dilaksanakan pemberdayaan kelembagaan masyarakat seperti Posyando, PKK, LPM, RT-RW serta lembaga adat.

19)URUSAN SOSIAL dan KEAGAMAAN

Pada Urusan Sosial, khususnya dalam rangka menanggulani kemiskinan, Pemerintah kabupaten Hulu Sungai Selatan melalui dinas sosial terus berupaya untuk meningkatkan harkat dan martabat serta kesejahteraan keluarga miskin. Berdasarkan data dari BPS angka kemiskinan di Kabupaten Hulu Sungai Selatan dalam kurun waktu 2012-2016 mengalami penurunan, di mana pada tahun 2012 berada pada angka 15.146 jiwa atau 6,90%dari jumlah penduduk, pada 2016 menjadi 14.420 jiwa atau 6,29% dari jumlah penduduk. Selain dengan target penurunan persentase kemiskinan dengan fokus meningkatkan kesejahteraan keluarga miskin. Pemerintah Kab. Hulu Sungai Selatan memberikan/menyalurkan beras Sejahtera (Rastra) gratis bagi masyarakat kurang mampu. Selain itu, pada target sasaran yang tinggal di rumah tidak layak huni, dengan inovasi unggulan melalui Dinas Sosial yang ditagline-kan sebagai ”Pro Master Go Sehati” (Program Rumah Sejahtera Menuju Masyarakat Sejahtera,

Agamis dan Produktif) sebagai bentuk perlindungan dan pemberdayaan sosial. Melalui program ini,  hingga akhir 2017 Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan telah menyelesaikan sebanyak 3031 buah rumah sejahtera yang tersebar di 11 kecamatan. Program Pro Master Go Sehati merupakan inovasi yang patut diapresiasi karena telah mendapatkan penghargaan tingkat nasional dan berhasil masuk Top 99 Inovasi Pelayanan Publik pada Tahun 2017.

Di bidang Keagamaan terus menjadi perhatian penting bagi Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Seperti pemberian dana hibah yang terus dilakukan untuk pembangunan sarana dan prasarana ibadah, serta fasilitas listrik gratis untuk semua mushalla Se Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Pemberian insentif atau tambahan penghasilan untuk Guru TK Al-Qur’an,Pondok Pesantren, Guru Madrasah Diniyah Se Kab.Hulu Sungai Selatan yang berjumlah sekitar 1200 orang dan insentif bagi Da’i untuk daerah terpencil.Selain itu juga dilakukan peningkatan wawasan para ulama se Kab. HSS dengan cara studi tiru ke pondok-pondok pesantren ternama di pulau Jawa, pemberangkatan umrah bagi marbot secara bergilir yang sampai saat ini sudah berjumlah 23 orang. Pemkab.HSS juga memberikan subsidi penuh untuk Pondok Pesantren Tahfizul Qur’an di Desa Gambah Dalam Kec.Kandangan baik untuk seluruh guru dan santrinya termasuk biaya operasional maupun sarana dan prasarananya. Kegiatan-kegiatan rutin keagamaan juga terus dilaksanakan seperti safari Rajab, safari Maulid, safari Ramadhan, safari Jum’at, safari shalat subuh berjamaah serta kegiatan rutin ziarah ke makam-makam tokoh agama dan pendiri Kab.Hulu Sungai Selatan. Pembangunan-pembangunan di bidang keagamaan tersebut sebagai upaya pemerintah Kab. HSS untuk terus menjaga dan meningkatkan kehidupan masyarakat yang mengedepankan nilai-nilai agama dalam kehidupannya.

20) URUSAN KEBUDAYAAN.

Pelestarian dan aktualisasi adat budaya daerah; Pengelolaan dan pelestarian peninggalan sejarah purbakala; Terlaksananya napak  tilas  dalam rangka memperingati  Proklamasi Gubernur Tentara ALRI Divisi IV; Fasilitasi perkembangan keragaman dan penyelenggaraan festival budaya daerah.

21)  URUSAN STATISTIK.

Tersedianya Laporan Bulanan dan Tahunan RFK APBD; Penyusunan Buku Profil Daerah serta Kabupaten Dalam Angka pertahun.

22) URUSAN PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN

Pada Urusan Perpustakaan dan Kearsipan telah dilakukan bimtek untuk penerapan kerasipan secara baku kepada SKPD-SKPD. Selain itu, dilakukan pengembangan minat dan budaya baca kepada masyarakat; Pembinaan dan stimulasi pada perpustakaan umum, perpustakaan khusus, perpustakaan sekolah dan perpustakaan masyarakat, Publikasi dan sosialisasi minat dan budaya baca melaluipenyediaan buku perpustakaan umum daerah.

B. URUSAN PILIHAN

1)    URUSAN PERIKANAN

Di Bidang Perikanan, sektor ini adalah salah satu potensi unggulan daerah kita. Kasus Illegal Fishing yang menjadi salah satu permasalahan yang terus menjadi perhatian kita.Fungsi pengawasan menjadi poin utama yang harus dibenahi, maka dari itu Pemerintah kabupaten Hulu Sungai Selatan melalui Dinas Perikanan membuat sebuah inovasi “Telat Berkemas” atau Tetap Lestari Berdayakan Kelompok Masyarakat.Dengan adanya inovasi tersebut, terjadi penurunan illegal fishing dari 80 kasus pada periode Tahun 2003-2009 menjadi 40 kasus pada periode 2010-2016. Hal tersebut tentu berdampak kepada meningkatnya produksi perikanan tangkap dari tahun ke tahun. Tahun 2013 yang hanya 7.313,69 ton , pada tahun 2017 meningkat menjadi 8.454 ton . Dan Alhamdulillah, kita bersyukur dan bangga karena program tersebut berhasil masuk Top 40 Pelayanan Publik Tingkat Nasional.

2)URUSAN PERTANIAN.

Dibidang Pertanian, kita memiliki beberapa komoditi unggulan seperti padi, jagung, ubi kayu, ubi jalar, kacang tanah, Kedelai, Kacang Hijau, cabe, tomat, bawang merah dan semangka yang secara komulatif produksinya meningkat dari tahun ke tahun. Untuk komoditas Padi, produksinya mengalami peningkatan yang pesat, di mana pada Tahun 2013 produksi padi di Kabupaten Hulu Sungai Selatan hanya sebesar 210.225 ton gabah kering giling, dan pada tahun 2017 mengalami kenaikan yang signifikan sebesar 43.428 ton gabah kering giling dengan total produksi 253.653 tonatau mengalami kenaikan 20,65 %.

Kenaikan produksi ini didukung oleh : Adanya perbaikan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier (RJIT), Bantuan dan Penggunaan Alsintan seperti Handtraktor, Pompa Air, Power Thresser dan lain-lain, Penyediaan benih dan pupuk bersubsidi, Kegiatan Optimasi Lahan, Peningkatan Luas Tanam terutama di daerah lebak sebagai dampak elnino, Perbaikan cara bercocok tanam oleh petani.

3)URUSAN PARIWISATA.

Pembangunan, pembenahan serta pengelolaan tempat wisata di kabupaten Hulu Sungai Selatan terus dilakukan, ini terbukti dengan peningkatan yang signifikan  jumlah wisatawan baik domestik maupun mancanegara. dari data tahun 2014 jumlah wisatawan yang berkunjung sebanyak 60.105orang dan terakhir untuk tahun 2017melonjak naik menjadi 243.305 orang (304,8%). Perkembangan jumlah kunjungan tersebut juga diiringi pula dengan peningkatan amenitas dan aksesibiltas pariwisata serta fasilitas penunjang lainnya antara lain, berupa akses jalan dan transportasi yang memadai, hotel/cottage/penginapan yang sesuai standar, serta fasilitas pendukung pariwisata yang sesuai dengan permintaan pasar.

4)URUSAN PERDAGANGAN.    

Capaian dalam urusan ini antara lain pembangunan dan pengelolaan sarana dan prasarana perdagangan. Selain itu juga dilaksanakanperlindungan konsumen dan pengamanan perdagangan, peningkatan efisiensi perdagangan dan pembinaan pedagang kaki lima dan asongan.

5)URUSAN PERINDUSTRIAN.

Pemanfaatan sumberdaya bagi industri kecil dan menengah; Pembinaan industri kecil dan menengah dalam memperkuat jaringan klaster industri; Penyelenggaraan pelatihan kewirausahaan; Penyelenngaraan promosi produk UMKM; Pembinaan kemampuan teknologi industri; dan Fasilitasi bagi industri kecil dan menengah terhadap pengembangan diversifikasi hasil industri.

IV.  TUGAS UMUM PEMERINTAHAN DAN PEMBINAAN BATAS WILAYAH

Berkaitan dengan pelaksanaan tugas umum pemerintahan, telah dilakukan serangkaian kegiatan yang meliputi kerjasama daerah; kerjasama dengan pihak ketiga; koordinasi dengan instansi vertikal di daerah; pembinaan batas wilayah;Pencegahan dan penanggulangan bencana daerah; dan penyelenggaraan  keamanan dan ketertiban masyarakat. Kesemuanya itu dilakukan dalam rangka peningkatan layanan kemasyarakatan, peningkatan SDM, menjaga stabilitas daerah guna mendukung kelancaran dan kesuksesan pelaksanaan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan.Sedangkan terkait pembinaan batas wilayah, Pemerintah kabupaten Hulu Sungai selatan terus berupaya untuk menyelesaikan beberapa titik batas yang menjadi permasalahan. Pada batas wilayah dalam kabupaten, khususnya batas desa dan kecamatan sampai saat ini masih dalam proses penyelesaian untuk mencapai kesepakatan. Sedangkan batas wilayah antar daerah, Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan baru saja menyelesaikan dan mencapai kesepakatan dengan Kabupaten Hulu Sungai Tengah terkait batas wilayah kedua daerah. Kesepakatan bersama tersebut telah ditandatangani oleh Kepala Daerah Kedua pihak pada tanggal 12 Januari 2018 lalu dan saat ini sedang menunggu Permendagri sebagai tindak lanjut dari kesepakatan tersebut.

V. PERKEMBANGAN PERTUMBUHAN EKONOMI DAN TINGKAT INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA KABUPATEN HULU SUNGAI SELATAN

Dalam keterpaduan pembangunan lintas pemerintah, komunitas berbasis masyarakat dan dunia usaha, menghasilkan kemajuan pembangunan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Hulu Sungai Selatan yang diukur oleh BPS melalui survey Indeks Pembangunan Manusia (IPM). IPM Kabupaten Hulu Sungai Selatan tahun 2016 sebesar 67,52 berada pada kategori “Sedang” dan secara nominal mengalami peningkatan dari tahun ke tahun (2012-2016). Posisi IPM Kabupaten Hulu Sungai Selatan berada pada peringkat ke 6 se kab/kota se Provinsi Kalimantan Selatan naik empat peringkat dibandingkan tahun sebelumnya (2015) yang berada pada peringkat 10. Hal ini menunjukkan terjadi proses kemajuan dalam pelaksanaan pembangunan manusia yang sedang berjalan di Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Dimensi Kesehatan tahun 2016 yang diwakili oleh indikator Angka Harapan Hidup (AHH) sebesar 65,38 tahun. Pertumbuhan AHH Kabupaten Hulu Sungai Selatan tahun 2015-2016 sebesar 1,93 persen dengan kenaikan AHH sebesar 1,24 tahun merupakan angka pertumbuhan tertinggi kabupatense Provinsi Kalimantan Selatan. Dimensi Pendidikan tahun 2016 yang diwakili oleh indikator harapan lama sekolah sebesar 12,02 tahun dan rata-rata lama sekolah sebesar 7,68 tahun. Sedangkan Dimensi Ekonomi yang diwakili oleh pengeluaran per kapita yang disesuaikan tahun 2016 sebesar Rp.11.623.000,- berada pada kondisi yang sudah cukup baik namun tetap perlu peran penting dari pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat agar tidak turun.

Ket :    =  Sangat Tinggi,      = Tinggi,      = Sedang,      =  Rendah,       =  Sangat Rendah

Dari total 75 indikator sasaran RPJMD terdapat 66 indikator sasaran yang capaiannya sangat tinggi dengan kinerja capaian di atas 90%.   Selanjutnya ada 3 (tiga)  indikator sasaran tergolong capaian sedang  antara 66-75 %  dan ada 6 (enam)  indikator sasaran yang capaianya tergolong rendah yang kinerja capaiannya antara 50% – 65%.

Persentase indikator sasaran dengan kinerja sangat baik ada 88,0 %, kategori kinerja sedang ada 4,0 % dan indikator sasaran dengan kinerja rendah sebanyak 8,0%.   Berdasar ini, dapat disimpulkan bahwa Sasaran  RPJMD Kabupaten Hulu Sungai Selatan untuk Tahun 2017 dinyatakan tercapai dengan kinerja sangat baik (tinggi) sebagaimana  terlihat dari persentase capaian indikator sasaran yang ditunjukkan pada tabel di atas.  Indikator sasaran dengan kinerja yang masih rendah  (6 indikator sasaran) akan menjadi prioritas Pemerintah Daerah di tahun 2018 untuk ditingkatkan kinerjanya, dengan intervensi penambahan anggaran maupun intensifikasi program dan kegiatan terkait langsung dengan peningkatan kinerja indikator sasaran tersebut.

VI. PENGHARGAAN/PRESTASI DAERAH

Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan mendapat Apresiasi dalam berbagai Bidang, dengan meraih 36 (Tiga puluh enam) Penghargaan Tingkat Nasional dan 170 (seratus tujuh puluh) penghargaan Tingkat Provinsi dalam kurun waktu 2013 – 2017. Berikut beberapa Penghargaan Tingkat Nasional yang telah diraih  :

  • Tahun 2013
  1. Penghargaan Nasional berupa Plakat Wahana Tata Nugraha dari Kementerian Perhubungan,  hal ini bisa dibilang cukup membanggakan karena Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kabupaten Hulu Sungai Selatan menjadi salah satu dari 46 Kabupaten/Kota se Indonesia yang menerima penghargaan tersebut.
  2. Best Practice Penyelenggaraan Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) dari Kementrian Dalam Negeri bersama 30 (tiga puluh) Pemerintah Kabupaten/Kota se-Indonesia.
  3. Penghargaan Terbaik terhadap desa pelaksana PAMSIMAS oleh menteri pekerjaan umum berupa bantuan dana 200 juta perdesa untuk 6 desa
  4. Juara II PPNS Tingkat Nasional tahun 2013 atas nama Akhmad Rizal, A.Md
  5. Juara Tingkat Nasional Penyuluhan Kehutanan Swadaya Masyarakat Teladan Juara a.n : Edi Sunarko, Desa Gumbil Kecamatan Telaga Langsat.
  • Tahun 2014
  1. Penghargaan Nasional Plakat Wahana Tata Nugraha dari Kementerian Perhubungan,  Hal ini sangat  membanggakan karena Pemkab. HSS melaluji Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kabupaten Hulu Sungai Selatan menjadi salah satu dari 46 Kabupaten/Kota se Indonesia yang menerima penghargaan tersebut.
  2. Penghargaan dari Kementerian Hukum dan HAM RI kepada Bupati Hulu Sungai Selatan atas Upaya Membina dan Mengembangkan Kabupaten Peduli Hak Asasi Manusia pada Tahun 2014.
  3. Penghargaan dari Kementerian PAN dan RB atas penilaian Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Pemkab. HSS dengan kategori CC
  • Tahun 2015
    1. Penghargaan Adipura Terminal Kota Terbaik Tahun 2015 dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
    2. Penghargaan sebagai Juara III Lomba Stand dalam kegiatan Pameran dan Talkshow Pemberdayaan Masyarakat Tingkat Nasional.
    3. Penghargaan Nasional Plakat Wahana Tata Nugraha dari Kementerian Perhubungan.
    4. Penghargaan Bidang Perhubungan sebagai Juara Umum Tingkat Nasional Indonesian Road Safety Award (IRSA).
    5. Penghargaan dari Kementerian PAN dan RB atas penilaian Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Pemkab. HSS dengan kategori CC;
    6. Pemenang Lomba Penanaman Pohon Tahun 2014 Tingkat Nasional yang diserahkan kepada Bupati HSS, berdasarkan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor : SK.558/Menlhk-PDASHL/2015.
    7. Juara Harapan II Lomba Bercerita Siswa SD/MI sederajat Tingkat Nasional a.n. Muhammad Mujahid Abdillah Al- Amin Siswa MIN Muara Banta Kecamatan Kandangan
  • Tahun 2016
  1. Inovasi Pelayanan Publik berhasil masuk dan Top 35 Pelayanan Publik Tingkat Nasional yaitu Program “Si Midun ke Faskes“.
  2. Penghargaan Tropi Adipura Buana Tahun 2016 dari Presiden Republik Indonesia untuk Kategori Kota Kecil KANDANGAN.
  3. Penghargaan dari Kementerian Perhubungan berupa Tropi Wahana Tata Nugraha
  4. Nilai Akuntabilitas Kinerja Pemkab. HSS dengan Predikat “ B “ (baik)
  5. Meraih Mewakili Provinsi Kalimantan Selatan pada Lomba Sekolah Sehat Tingkat Nasional yakni SMAN 2 Kandangan
  6. Penghargaan dari KementerianPAN-RB RI sebagai Daerah yang menjadi inovator pelayanan publik di bidang pengentasan kemiskinan
  7. Finalis Pemilihan Guru TK Berprestasi Lomba Guru TK Berprestasi kepada Tri Purnama sari, S.Pd.AUD TK Aisyiyah 1 Kandangan
  8. Juara II Lomba Wall and Floor Tilling Lomba Kompetensi Sekolah kepada Muhammad Muslih SMKN 2 Kandangan
  9. Juara III Lomba Bricklaying Lomba Kompetensi Sekolah kepada Muhammad Yasir SMKN 2 Kandangan
  10. Juara I Lomba Bricklaying Lomba Bricklaying kepada Muhammad Yasir SMKN 2 Kandangan
  11. Juara 2 Lomba Jumbara Edutaiment kepada SMKN 1 Kandangan.
  • Tahun 2017
  1. Nilai Akuntabilitas Kinerja Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan dengan Predikat “ BB “ (sangat baik)
  2. Top 99 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2017, Inovasi “ Pro Master Go Sehati “
  3. Inovasi Pelayanan Publik Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan berhasil masuk Top 40 Pelayanan Publik Tingkat Nasional yaitu Inovasi Telat Berkemas.
  4. Penghargaan Inovasi Administrasi Negara ( INAGARA ) Tahun 2017
  5. Penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak oleh Kementrian PPPA
  6. Penghargaan Manggala Karya Kencana Oleh BKKBN
  7. Penghargaan Peduli Pengembangan Kompetensi yang diserahkan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi pada hari minggu tanggal 6 Agustus 2017
  8. Juara IV pada acara karnaval budaya nusantara expo dan forum 2017 yang diselenggarakan Dirjend Jenderal Politik dan Pemerintahan Departemen Dalam Negeri Republik Indonesia.
  9. Tropi Adipura Buana Penghargaan dari Presiden Republik Indonesia untuk Kategori Kota Kecil KANDANGAN.
  10. Juara Harapan I Tingkat Nasional Pelajar Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas.

Kami menyadari sepenuhnya bahwa keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan daerah Kab. HSS yang diraih selama ini serta terlaksananya penyelenggaraan pemerintahan daerah dengan baik, aman dan lancar, kesemuanya itu tidak terlepas dari peran serta semua stakeholder yang ada, serta dukungan yang penuh dari pihak legislatif, dalam mem back up semua kebijakan yang diambil oleh pemerintah daerah, selain itu kerjasama yang baik dari semua instansi vertikal yang ada di kabupaten,  maka untuk itu, kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setingginya kepada semua pihak atas dukungan, kerjasama dan kerja kerasnya dalam membangun Hulu Sungai Selatan.

Demikian Informasi Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kab. HSSTahun 2013-2017 kami sampaikan. Semoga dimasa yang akan datang penyelenggaraan pemerintahan daerah akan semakin meningkat kualitasnya, Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa senantiasa membimbing dan memberikan kekuatan bagi kita semua dalam memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara serta daerah yang kita cintai ini, demi mewujudkan Hulu Sungai Selatan yangSEH©TI (sejahtera, agamis dan produktif), aamiin.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *