Sebagai wujud nyata kepedulian dan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang tertimpa musibah, Wakil Bupati Hulu Sungai Selatan H. Suriani, S.Sos., M.AP. menyalurkan bantuan beras kepada warga terdampak genangan air di Kecamatan Daha Utara, Kamis (08/01).
Bantuan tersebut berupa 1.152 kemasan beras ukuran 10 kilogram yang disalurkan ke 19 desa di Kecamatan Daha Utara. Salah satu lokasi penyaluran berlangsung di Desa Sungai Mandala, di mana Wakil Bupati turun langsung menemui masyarakat yang rumahnya terdampak air dalam, didampingi Kepala Desa Sungai Mandala.
Di Desa Sungai Mandala sendiri, tercatat sebanyak 101 rumah warga terdampak genangan air. Kehadiran Wakil Bupati di tengah warga menjadi penguat moril sekaligus bentuk empati pemerintah daerah terhadap kondisi yang tengah dihadapi masyarakat.
“Hari ini kami menyalurkan bantuan beras kepada masyarakat Kecamatan Daha Utara sebanyak 1.152 kemasan. Saat ini kami berada di Desa Sungai Mandala, dengan jumlah rumah terdampak air dalam sebanyak 101 rumah,” ujar Wakil Bupati H. Suriani saat diwawancarai.

Ia menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan salah satu langkah konkret pemerintah daerah untuk meringankan beban masyarakat, khususnya dari sisi ekonomi, di tengah musibah genangan air yang melanda wilayah Daha.
“Musibah air dalam ini hampir dirasakan oleh seluruh wilayah Daha, meliputi Daha Utara, Daha Selatan, dan Daha Barat. Pemerintah daerah terus berupaya hadir dan memberikan bantuan agar beban masyarakat dapat sedikit berkurang,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama berdoa agar genangan air segera surut dan aktivitas warga dapat kembali berjalan normal.
Tak hanya dari sisi bantuan pangan, perhatian terhadap kesehatan masyarakat juga menjadi fokus utama pemerintah daerah. Wakil Bupati memastikan bahwa Dinas Kesehatan dan puskesmas-puskesmas telah melakukan langkah jemput bola dengan turun langsung ke lapangan untuk memantau kondisi kesehatan warga terdampak.
“Ini adalah bentuk kepedulian pemerintah daerah, tidak hanya secara ekonomi, tetapi juga kesehatan. Petugas kesehatan telah turun langsung ke masyarakat untuk memastikan kondisi mereka tetap terjaga,” pungkasnya.

