Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) mengukir prestasi membanggakan dengan meraih dua penghargaan sekaligus dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. Penghargaan tersebut dianugerahkan secara daring pada Rabu (10/12) dalam rangkaian Pertemuan Pembelajaran Sebaya Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial Tahun 2025.

Penghargaan pertama yang diraih adalah Inovasi Advokasi dan Kemitraan untuk Perpustakaan Kabupaten/Kota. Apresiasi ini diberikan atas keberhasilan Dispersip Kab. HSS dalam mengembangkan strategi advokasi yang efektif dan membangun jejaring kemitraan yang kuat untuk kemajuan perpustakaan daerah.
Penghargaan kedua yang tidak kalah membanggakan adalah Perpustakaan Kabupaten/Kota dengan Implementasi Program TPBIS Terbaik. Pengakuan ini diberikan atas keunggulan dalam menjalankan Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial. Kabupaten HSS dinilai berhasil mentransformasi perpustakaan menjadi lebih dari sekadar tempat membaca, melainkan pusat pembelajaran dan pemberdayaan masyarakat yang inklusif, menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.
Kedua penghargaan ini merupakan bukti nyata komitmen dan kerja keras seluruh jajaran Dispersip Kab. HSS dalam menghadirkan layanan perpustakaan yang berkualitas dan berdampak langsung bagi masyarakat. Perpustakaan tidak lagi dipandang sebagai gedung penyimpan buku semata, melainkan telah bertransformasi menjadi ruang publik yang hidup, tempat masyarakat mengakses pengetahuan, dan mengembangkan keterampilan.
(KominfoHSS/RRC)

