Sebagai komitmen dalam melakukan Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting maka Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (Pemkab HSS) melalui Dinas PPKBPPPA melaksanakan Rembuk dan Audit Kasus Stunting yang digelar di Pendopo Bupati HSS, Senin (11/12).
Acara Rembuk Stunting ini dibuka oleh Pj. Bupati HSS Drs. H. Hermansyah, MM. Dalam arahannya, untuk mendukung kinerja Tim Percepatan Penurunan Stunting agar berjalan optimal, maka dibangun Sistem Akuntabilitas Kinerja Pemerintah Desa dan Sistem Pendampingan Pencegahan Stunting Mengunakan Kader Pembangunan Manusia (KPM) dan Tim Pendamping Keluarga (TPK).
“Saya mengucapkan terima kasih atas kerjasama dan kerja keras semua pihak dalam upaya penurunan stunting di Kab. HSS khususnya bagi Tim Percepatan Penurunan Stunting kita. Selanjutnya mari kita optimalkan kegiatan penilaian lapangan hari ini dalam upaya sinergitas penurunan stunting di Kalimantan Selatan umumnya dan Hulu Sungai Selatan pada khususnya agar semakin menurun dan menjadi lebih baik lagi,” tuturnya.
Dalam laporan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) disampaikan oleh Sekda Kab. HSS selaku Ketua TPPS Drs. H. Muhammad Noor, M.AP. Pada kesempatan tersebut dirinya mengajak semua pihak untuk lebih serius dan lebih berkomitmen dalam percepatan penurunan stunting melalui kerja cerdas, kerja inovatif, dan kerja yang berteknologis, serta kerja yang agamis, dengan membangun sinergi, kolaborasi dan akselerasi, bersama masyarakat, swasta, organisasi non pemerintah, dunia usaha, dunia kerja, serta pihak-pihak lainnya.
Dijelaskan Sekda, target nasional sampai tahun 2024 adalah mampu menurunkan prevalensi stunting sebesar 14%, target Prov. Kalsel sebesar 17.27%, sedangkan target Kab. HSS sebesar 18.11%.
“Sebuah angka capaian yang cukup besar, namun sangat realistis jika dikerjakan dengan kerja bersama,” ucapnya.
Acara pembukaan dirangkai dengan Penandatanganan Kesepakatan Bersama antara Pemkab HSS dengan MUI Kab. HSS dan Baznas Kab. HSS, Penandatanganan Pernyataan Komitmen Pelaksanaan Percepatan Penurunan Stunting Terintegrasi di Kab. HSS, serta Penyerahan PMT Ibu Hamil Anemia.
Komitmen bersama yang dilakukan merupakan intervensi terhadap percepatan penurunan stunting yang perlu dilakukan dengan Intervensi spesifik dan terpadu dari semua stakeholder yang ada di Kab. HSS.
Setelah pembukaan, acara dilanjutkan dengan Penyampaian Materi Rembuk dan Audit Kasus Stunting yang di moderatori Plt. Kepala Dinas PPKBPPPA Lothvie Rahmanie, SSTP, M.Si, dengan 4 narasumber, yaitu :
Ketua TP. PKK Kab. HSS Hj. Rusnawati Hermansyah yang menjelaskan Peran TP. PKK dalam Percepatan Penurunan Stunting
Kepala Bappelitbangda M. Arliyan Syahrial, M.Pd, yang memaparkan tentang 8 Aksi Konvergensi
Kepala Dinas Kesehatan dr. Hj. Rasyidah, M.Kes, membahas tentang Intervensi Spesifik Penanganan Stunting di Kab. HSS
Sekretaris Dinas PMD, menjelaskan Realisasi dan Evaluasi Penggunaan Dana Desa dalam Pencegahan dan Penurunan Stunting di Kab. HSS.
(Kominfo-HSS/Agtf/11122023)